Affiliate Marketer, Reseller, Network Marketer dan Business Owner

Memulai MLM atau Network Marketing dengan menggunakan internet membuat saya menjumpai beberapa bentuk model atau cara mendapatkan uang lainnya, yaitu affiliate marketing dan reseller online.

Biasanya yang reseller online ini sistemnya dropshipping. Jadi sering disebut dengan dropshipper.

Baik affiliate marketer maupun dropshipper punya satu kesamaan. Yaitu tidak punya produk sendiri.

Bedanya, kalau affiliate tugasnya mengirimkan traffic sebanyak-banyaknya ke halaman penjualan / sales page dari pemilik produk. Artinya proses transaksinya terjadi antara konsumen dengan pemilik produk. Affiliate hanya mengantarkan konsumen kepada pemilik produk. Di Indonesia berkembang affiliasi dengan produk digital. Tapi ada juga program affiliasi seperti Lazada yang memasarkan produk fisik.

Kelemahan dari affiliate marketing adalah pada branding. Konsumen akan lebih mengenal vendor (pemilik produk) daripada affiliate marketer. Itulah mengapa pelaku affiliate marketer lebih menggunakan strategi personal branding.

Jadi bisa dikatakan sebenarnya affiliate marketing bukanlah bisnis. Tapi sebuah strategi pemasaran yang dilakukan oleh vendor (pemilik produk) untuk memasarkan produknya, agar produknya dikenal banyak orang dan agar meningkat penjualannya.

Sederhananya seperti itu.

Sedangkan reseller online atau dropshipping transaksinya terjadi antara konsumen dengan dropshipper, lalu dropshipper dengan pemilik produk. Artinya konsumen sama sekali tidak berhubungan dengan pemilik produk. Penjualan dan penerimaan produk atas nama dropshipper. Biasanya dropshipping ini memasarkan produk fisik.

Apakah dropshipping atau reseller online adalah sebuah bisnis? Tidak juga. Karena kegiatan utamanya adalah marketing. Reseller tidak memikirkan quality control, delivery product ke konsumen, pencarian bahan baku, dan lain-lain.

Selain mengenai kepemilikan produk. Pelaku affiliate marketing dan dropshipping biasanya bekerja sendiri alias tidak punya tim. Tidak semua, karena beberapa dropshipper yang saya tahu punya tim. Paling tidak timnya adalah tim sales atau customer service (CS). Tidak semua, tapi biasanya bekerja sendirian.

Beda dengan affiliate marketer, seorang dropshipper dapat membranding tokonya. Bahkan konsumen tahunya dropshipper daripada pemilik produknya.

Sedangkan Network Marketer atau pelaku MLM saat ini belum menemukan bentuknya di dunia digital (menurut saya). Rata-rata menggunakan personal branding dalam menjual produknya. Setelah prospek tertarik dengan produknya, transaksi dilakukan seperti dropshipping. Kemudian produk dikirim oleh perusahaan ke konsumen.

Baik affiliate marketer, reseller maupun network marketer bukanlah seorang business owner.

Business owner itu bukan penjual atau marketer. Beda sekali.

Menjadi business owner (pemilik bisnis) harus mampu memiliki dua skill yaitu leadership dan juga komunikasi. Yaitu memimpin orang lain dan berkomunikasi dengan orang lain. Karena di dalamnya ada manajemen produksi, ada manajemen sumber daya, dan lain sebagainya.

Di awal memulai bisnis, seorang business owner harus membuat business plan. Sedangkan seorang marketer tidak. Tidak ada perencanaan bagaimana hire karyawan, quality controlnya bagaimana, dan lain sebagainya.

Sedangkan affiliate marketer, reseller maupun network marketer biasanya tidak perlu membuat business plan.

Jadi dalam bisnis network marketing, yang merupakan business owner adalah pemilik perusahaannya.

Network Marketing sebagai Business School

Saya setuju dengan pernyataan Robert T. Kiyosaki bahwa model bisnis network marketing adalah sebuah sekolah bisnis. Jadi network marketing itu bukan bisnis, tapi dapat Anda jadikan sebagai tempat Anda untuk belajar bisnis.

Di network marketing Anda akan belajar bagaimana berkomunikasi dan memimpin. Tidak hanya berkomunikasi dan memimpin diri sendiri, tapi Anda berlatih berkomunikasi yang baik dengan orang lain dan belajar memimpin orang lain.

Jika network marketing bukan bisnis, lalu apa?

Menurut wikipedia, network marketing atau multi-level marketing adalah sebuah strategi pemasaran dimana tenaga penjual / pemasar tidak hanya mendapatkan komisi dari penjualan produk, tapi juga dari perekrutan penjual produk lainnya.

Jadi benar bahwa network marketing atau MLM dapat menjadi jalan untuk mendapatkan uang. Tapi bukan sebuah bisnis.

Yuk Bagikan Manfaat :

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on whatsapp

Cara saya menghasilkan uang dengan email marketing!

Saya kirim panduannya lewat email

Masukkan nama dan email valid Anda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *