Content Marketing - diannugroho.com

Content Marketing : Strategi Jitu Menarik Banyak Audiens dengan Menggunakan Konten

Ada baiknya artikel ini Anda baca ketika Anda sudah memiliki bisnis yang akan Anda jalankan secara online. Atau jika belum punya bisnis, paling tidak Anda sudah punya rencana mau bisnis apaan di internet.

Berhubungan dengan internet, tidak lepas dengan yang namanya “konten”. Itu sebabnya Anda perlu belajar dan paham dengan yang namanya Content Marketing.

Content Marketing adalah bagian dari Inbound Marketing, dan merupakan model pemasaran terbaik saat ini.

Nah… sebenarnya makhluk apaan sih itu Content Marketing?

Pengertian Content Marketing

Mengutip dari PanduanIM.com mengenai Content Marketing, bisa kita dapatkan definisi yang cukup menarik disini :

Content Marketing adalah model pemasaran dari merencanakan, membuat dan mendistribusikan konten yang mampu menarik audiens yang tepat sasaran, kemudian mendorong mereka menjadi konsumen.

Ada beberapa poin dalam pengertian Content Marketing di atas :

  1. Tujuan :
    • Menarik Audiens yang tepat sasaran
    • Mendorong Audiens menjadi konsumen
  2. Cara kerja :
    • Merencanakan konten
    • Membuat konten
    • Mendistribusikan konten

Kelihatannya tampak sederhana kan?

Rencanain konten, buat konten trus publish. Beres!

Namun sebenarnya tidak sesederhana itu. Yang menjadi fokus utama dari Content Marketing adalah konten itu sendiri.

Maksudnya konten yang Anda rencanakan, buat dan distribusikan bukan sembarang konten. Konten tersebut harus berkualitas dan bermanfaat untuk Audiens.

Menariknya…

Model ini dipercaya merupakan metode pemasaran paling efektif untuk meraih banyak konsumen saat ini. Dan model ini sangat berbeda dibandingkan model lama yang sudah dianggap usang.

Pemasaran Tradisional vs Content Marketing

Content marketing muncul karena model pemasaran tradisional dianggap sudah tidak efektif untuk menarik banyak audiens.

Jadi, untuk dapat memahami content marketing dengan mudah… perlu sekali mengetahui pemasaran tradisional itu seperti apa sih?

Model Pemasaran Tradisional

Hingga saat ini masih banyak orang mengira bahwa model pemasaran tradisional tetap lebih mudah dibandingkan metode content marketing.

Pasalnya, model pemasaran tradisional prosesnya cukup sederhana yaitu : promosi produk (hard selling) -> Berharap langsung dapat penjualan.

Contohnya seperti ini :

Contoh pemasaran tradisional - diannugroho.com

Contoh pemasaran tradisional

Dari contoh di atas jelas bahwa yang memposting berharap hanya dengan postingan (terlalu) sederhana tersebut dapat langsung mendapatkan penjualan.

Tapi…. Benarkah mudah?

Bagi yang memposting, model pemasaran tradisional ini sangat mudah. Tinggal buat postingan sederhana yang langsung mengarah ke penjualan, lalu posting dan publish.

Sayangnya… Cara tersebut sudah tidak efektif lagi. Karena di mata audiens cara tersebut sudah tidak menarik. Konten-konten iklan atau promosi produk seperti itu sudah tidak lagi dipedulikan oleh banyak orang.

Banyak audiens justru ingin menghindari iklan.

Contoh sederhananya adalah iklan televisi. Sekarang penonton televisi malah merasa terganggu dengan keberadaan iklan.

Saya sendiri begitu. Ketika menonton acara TV favorit, saya biasanya akan mengganti channel lain saat jeda iklan. Lalu akan kembali ke channel tersebut ketika iklan telah berakhir.

Bahkan menghilangkan iklan menjadi fitur premium di forum-forum tertentu :

Salah satu Keuntungan menjadi Kaskus Plus : Hilangkan Iklan - diannugroho.com

Salah satu Keuntungan menjadi member Kaskus Plus : Hilangkan Iklan

Masa sih iklan produk nggak efektif? Emang hasilnya bagaimana?

Berikut data dari emarketer.com tentang hasil performa iklan digital :

Overall Performance Metrics - Sumber : www.emarketer.com

Overall Performance Metrics – Sumber : www.emarketer.com

Iklan digital mendapatkan klik yang rendah. Hanya 0,09%…

Tapi bukan berarti content marketing tidak menggunakan iklan lho… tetap boleh kok menggunakan iklan. Yang membedakan adalah konten yang diiklankan.

Konten yang bagaimana yang dapat menarik audiens sebanyak-banyaknya?

Nah… saatnya kita bahas…

Content Marketing

Dibandingkan model pemasaran tradisional, model ini dianggap lebih efektif dan disukai oleh audiens… ini alasannya :

  • Tidak mengganggu audiens
  • Berisi konten yang dibutuhkan oleh audiens
  • Lebih terukur
  • Berfokus pada kebutuhan audiens

Model pemasaran ini tidak langsung menyodorkan tawaran kepada audiens untuk membeli produknya, terutama kepada audiens yang masih asing dengan kita atau brand kita.

Sederhananya… misalkan produk herbal untuk menurunkan berat badan. Lalu ada 2 macam konten :

Konten Pertama : “Herbal XYZ efektif menurunkan berat badan Anda. Beli Sekarang!”

atau

Konten Kedua : “10 hal mudah yang dapat Anda lakukan setiap hari untuk menurunkan berat badan”

Jika Anda menjadi audiens, mana konten yang membuat Anda lebih tertarik?

Saya yakin 80% dari Anda akan memilih konten kedua.

Lalu… misalkan Anda ingin mencari solusi penurun berat badan melalui bantuan search engine… Keyword mana akan Anda gunakan untuk mencarinya…

Kata Kunci Pertama : “Jual Herbal XYZ penurun berat badan”

atau

Kata kunci kedua : “Cara menurunkan berat badan”

Saya yakin Anda akan memilih kata kunci kedua bukan?

Contoh konkritnya seperti ini :

Contoh Content Marketing - diannugroho.com

Contoh Content Marketing – diannugroho.com

Clean & Clear Indonesia adalah salah satu contoh yang menerapkan strategi content marketing dengan baik.

Daripada membuat artikel “Pembersih wajah No. 1 di dunia”, Clean & Clear membuat artikel “5 Cara Membersihkah Wajah dengan Benar”.

Jadi, strategi pemasaran dengan menggunakan konten ini berarti tidak menawarkan produk secara langsung kepada audiens yang belum dikenal. Fokus utamanya adalah mendapatkan kepercayaan dari audiens, hingga akhirnya mereka terdorong untuk membeli produk.

Pemasaran Tradisional vs Content Marketing - diannugroho.com

Pemasaran Tradisional vs Content Marketing – diannugroho.com

Terimakasih banyak ya... bagi yang telah berbagi artikel ini. :)

Dapatkan Panduan Bisnis Online dan Internet Marketing
GRATISĀ Langsung ke Email Anda

Artikel Panduan yang perlu Anda baca...

Tulis komentar, pertanyaan atau pendapat Anda mengenai artikel ini... :)